Jumat, Mei 24, 2024
Jumat, Mei 24, 2024

FGD Tentang Tradisi Haroano Laa Resmi Dibuka

IKHTIARNUSANTARA.COM, BURANGA –Focus Group Discussion (FGD) tentang Tradisi Haroano Laa Kecamatan Kulisusu Barat resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Utara (Butur) Muhammad Hardhy Muslim di Aula Bappeda Butur, Selasa (28/11).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Butur.

Pembukaan kegiatan dihadiri Asisten dan Staf Ahli Bupati Butur, Sejumlah Kepala OPD, Camat, unsur Akademisi Universitas Halu Oleo Kendari, Kepala Desa, Tokoh Adat, dan perwakilan masyarakat Langkumbe dan Lambale serta undangan lainnya.

Sekda Butur dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan tersebut bernilai penting sebagai salah satu upaya pelestarian warisan, tak Benda dan Budaya Kebendaan sering dikenal sebagai cagar budaya.

“Haroano Laa yang saat ini juga dapat menjadi insipirasi lokal dalam merawat lingkungan. Kita tahu bahwa Desa Langkumbe dan Lambale berada dalam aliran sungai besar, terdapat habitat Buaya yang dapat menjadi ancaman bagi penduduk disekitar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam tradisi Haroano Laa terdapat upaya manusia yang secara budaya bermaksud membangun hubungan harmonis dengan lingkungan. Setiap putra daerah yang berada di dalam kota maupun luar daerah terpanggil untuk pulang menyaksikan acara tersebut.

“Haroano Laa menjadi serupa lumbung sosial yang menghasilkan perjumpaan, percakapan dan kerjasama semua untuk mewujudkan pondasi sosial. Tradisi Haroano Laa perlu dilestarikan dan dikembangkan sebagai warisan budaya,” harap Muh. Hardhy Muslim dalam sambutannya. (Rls)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Berita Terbaru